Gedung Sate Bandung – Riwayat dan Aristekturnya

Gedung Sate Bandung – Riwayat dan Aristekturnya

Gedung Sate

Gedung Sate Bandung – Mencari Informasi Tempat Rekreasi Baru di Bandung yang memikat didatangi ? bila iya, berikut Ulasan Museum, Ticket Masuk dan Narasi Riwayat Singkat Gedung Sate Kota Bandung.

Hi sahabat traveler’s, bertemu kembali dengan Kang Dian, penulis website Info Rekreasi Bandung, yang ini kali akan me-review Tempat Rekreasi sekalian gedung monumental Gedung Sate Bandung.

Artikel Gedung Sate ini saya suguhkan untuk lengkapi info daftar tempat – tempat rekreasi riwayat yang berada di kota bandung dan sekelilingnya yang telah kang dian ulasan awalnya,

seperti dimulai dari Riwayat Bandoeng Tempo Doeloe di Jalan Braga Bandung, selanjutnya Museum Pertemuan Asia Afrika, Taman Riwayat Bandung dan ada banyak yang lain,

Nach lalu seperti apa daya magnet tempat rekreasi Riwayat Gedung Sate di Kota Bandung ini ? dan seperti apa Sarana Museum Gedung Sate itu?

Seterusnya sekarang ini apa sich Peranan Gedung Sate di Kota Bandung ini ? dan Mengapa Diberi nama Gedung Sate ? dan apakah benar ada

Selanjutnya berapakah Harga Ticket Masuk Gedung Sate Bandung yang perlu kita bayarkan bila ingin masuk ke situ, lalu di mana Alamat, Lokasi dan Jalur Jalan ke arah Gedung Sate Bandung ?

Baik untuk menjawab semua pertanyaan di atas, seperti umumnya kang dian ingin mengajak sahabat sekaligus untuk ketahui info Ulasannya berikut ini.

Gedung Sate Bandung

Teman dekat traveler’s, ada banyak sekali Tempat Rekreasi Hits di Kota Bandung dan sekelilingnya yang memikat dan sejauh ini sudah jadi tujuan rekreasi favorite pelancong yang berlibur di kota kembang.

Dimulai dari Object Rekreasi Alam Bandung yang populer benar-benar eksotik dan romantis dan gampang kita temui di teritori Rekreasi Lembang, Rekreasi Maribaya, Cikole dan Jayagiri di Bandung Barat,

seperti Orchid Forest Lembang, Floating Pasar, The Lodge Maribaya, Dago Dream Park, Daerah Gajah, Desa Bambu, Farm House Susu Lembang sampai Ciater Subang,

selanjutnya rekreasi alam bandung selatan seperti Kawah Putih, Ranca Upas, Situ Patenggang, Pemandian Air Panas Ciwalini di teritori Rekreasi Ciwidey dan Rekreasi Pangalengan,

sampai tempat wisata baru di bandung seperti Trans Studio Bandung, Daerah Korea Bandung, Dago Bakery Punclut dan Rekreasi Malam Bandung, Kulineran dan berbelanja.

Nach khusus ini kali, kang Dian ingin share info sekitar Tempat Rekreasi di Bandung yang paling populer yang lain dan banyak didatangi pelancong, yakni rekreasi Riwayat Gedung Sate Bandung.

Baik saat sebelum kang dian terangkan sekitar daya magnet rekreasi Narasi Riwayat Gedung Sate komplet Ciri-ciri Ciri khas Arsitektur Gedung Sate dan Narasi Mistik dan Horornya,

Baca Juga :  Mengetahui Prinsip Rumah Terbuka dalam Arsitektur Kekinian

yok kita cari info dahulu di mana alamat dan langkah terhubung Jalur Jalan Ke arah Lokasi Gedung Sate sampai Langkah Masuk Gedung Sate Bandung berikut ini.

Alamat Gedung Sate Bandung

Teman dekat traveler’s, alamat Gedung Sate sendiri lokasinya ada di Jalan Diponegoro No.22, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115 [ Peta Lokasi ]

Lokasi Gedung Sate di Kota Bandung ini sangat startegis sekali, ada di pusat perkotaan dan dikitari banyak Tempat Rekreasi Menarik dan Populer di Bandung,

misalnya Gedung Sate cuman memiliki jarak 2.2 KM dari Kebun Binatang Bandung, dan memiliki jarak sekitaran 2.9 Km dari Forest Walk di Babakan Siliwangi dan Teras Cikapundung BBWS.

Seterusnya memiliki jarak sekitaran 200 mtr. dari Tempat Rekreasi kulineran Bandung Kunafe, Hummingbird, Yoghurt Cisangkuy dan 650 mtr. dari Rumah Makan Sunda di Bandung Populer RM Alas Daun.

selanjutnya memiliki jarak sekitaran cuman 270 mtr. dengan Tempat Rekreasi Berbelanja di Bandung yang populer Faktory Toko di Jalan Riau Bandung yaitu Heritage The Faktory Toko,

seterusnya kurang dari 1 KM dari Museum Pos Indonesia, 290 mtr. dari Museum Geologi dan 300 mtr. dengan Museum Koleksi Bandung,

memiliki jarak 90 mtr. dengan 2 Taman di Bandung yang populer yakni Taman Lanjut usia dan Taman Pustaka Bunga dan 800 mtr. dari Taman Cikapayang Dago,

dan cuman memiliki jarak sekitaran 650 mtr. dari salah satunya Toko Kue di Bandung yang Nikmat dan Murah dan legendaris yakni Roti Gempol Bandung.

Nach lalu berapakah jarak dan waktu pintas berkendaraan ke Gedung Sate Bandung dari lokasi anda dan tempat – tempat rekreasi di bandung yang memikat yang lain ?

Nach untuk menjawab, berikut ini silakan anda dapat saksikan info langkah terhubung lokasi Gedung Sate dengan starting poin dari Gerbang Tol Pasteuer.

Riwayat Gedung Sate Bandung

Teman dekat traveler’s, hal pertama kali yang harus anda kenali sekitar Bangunan monumental di kota Bandung ini di periode Penjajahan Hindia Belanda namanya Gouvernements Bedrijven (GB).

Penempatan batu pertama sekalian mengidentifikasi awalnya proses dari pembangunan Gedung Sate Bandung ini dikerjakan pas di tanggal 27 Juli 1920,

didatangi oleh Johanna Catherina Coops, puteri pertama Wali kota Bandung, selanjutnya B. Coops dan Petronella Roelofsen ( sebagai wakil Gubernur Jenderal di Batavia, J.P. Graaf van Limburg Stirum)

Sementara untuk arsitektur Gedung Sate diatasi oleh sebagian orang arsitek yang terdiri Ir.J.Gerber ( Fakultas Tehnik Delft Nederland ) Ir. Eh. De Roo dan Ir. G. Hendriks dan dari Gemeente van Bandoeng,

Dan mode Arsitektur Gedung Sate yang bernuansakan tradisionil Ciri khas Nusantara, rupanya itu tidak terlepas dari saran pakar arsitek Belanda Dr.Hendrik Petrus Berlage ke Ir.J.Gerber.

Arsitektur Gedung Sate Bandung

Teman dekat traveler’s, Ir.J.Gerber dan rekanan – rekanan arsitek segrupnya, menggabungakn beberapa saluran arsitektur ke perancangan gedung sate.

selaku contohnya, Untuk arsitektur jendela Gerber adopsi ide Moor Spanyol, dan untuk bangunan Gedung Sate nya memakai mode Rennaisance ala-ala Italia.

Baca Juga :  Artian Rancangan Produk, Arah, Peran dan Masukan Pakar

Seterusnya pada bagian bangunan menara, Gerber masukkan arsitektur berpenampilan Asia, di mana mode atap gedung sate terlihat seperti pura Bali atau pagoda di negeri Thailand.

Dan pada bagian pucuk Gedung Sate, di mana ada tiang dengan wujud “tusuk sate” sejumlah 6 biji ornament sate (versus lain mengatakan jambu air atau melati),

Sementara untuk ornament yang dibuat dari batu, yang terletak ada di bagian atas pintu khusus Gedung Sate, kerap disamakan dengan arsistektur candi Borobudur, di mana memiliki bentuk sama.

Teman dekat traveler’s, bukan hanya masalah arsitetur bangunan gedung sate saja yang paling detail jadi perhatian oleh Ir.J.Greber dan beberapa arsitek gedung sate yang lain,

Fasade atau wujud penampilan dari Arah Depan Gedung Sate Bandung juga benar-benar detail diakui oleh beberapa arsitektur itu.

Skema Arahnya rupanya adopsi arah sumbu kutub utara – selatan yang dipakai di Gedung Pakuan, di mana gedung ini arahnya depannya menghadap Gunung Malabar di selatan,

Nach sementara untuk Fasade Gedung Sate ini malah kebalikannya, di mana dibikin dengan menghadap arah Gunung Tangkuban Perahu di samping utara.

Jumlah Orang Yang Kerjakan Gedung Sate

Teman dekat traveler’s, Pembangunan Gedung Sate di Kota Bandung ini sendiri dipimpin oleh Kol. Pur. VL. Slors dan ditangani oleh kurang dari 2.000 karyawan,

Dari keseluruhan jumlah itu terbagi dalam 150 orang pakar pahat ( pakar bongpay atau pengukir batu nisan dan pengukir kayu asal tiongkok yang dari Konghu atau Kanton,

dan bekasnya terdiri karyawan tukang batu, kuli aduk dan pelayan yang dari warga Daerah Sekeloa, Daerah Coblong Dago, Daerah Gandok dan Daerah Cibarengkok,

Perlu anda kenali jika beberapa karyawan ini awalnya mereka menolong pembuatan Gedong Sirap (Universitas ITB) dan Gedong Papak (Balai Kota Bandung).

Bahan Bangunan Gedung Sate Bandung

Teman dekat traveler’s, bila kita lihat saat berkunjung Gedung Sate, di situ kita dapat melihat demikian istimewa dan kokohnya Gedung Sate terlihat kelihatan,

Dan tahukah anda mengapa dapat sebegitu rupa ? karena rupanya hal itu tidak lepas kualitas bahan bangunan gedung dan dan tehnis konstruksi yang dipakai.

Sebagai contoh, tahukah anda jika pada bagian dinding bangunan Gedung Sate, itu rupanya dibuat dari kepingan batu memiliki ukuran besar ( 1 × 1 × 2 m),

batunya juga bukan batu bikinan, rupanya menyengaja diambil dari bukit-bukit batu di teritori Tempat Rekreasi Alam Bandung Timur, persisnya Arcamanik dan Gunung Manglayang.

Untuk Konstruksi bangunan Gedung Sate nya sendiri rupanya gedung ini dibuat dengan memakai standard tehnik konservatif dan professional

Luas Area Gedung Sate Bandung

Teman dekat traveler’s, Gedung Sate sendiri dibuat atau berdiri di atas area tempat selebar 27.990,859 m², dengan  pemerincian seperti berikut ;

luas bangunan Gedung Sate sendiri ialah selebar 10.877,734 m² terbagi dalam Lantai dasar gedung selebar 3.039,264 m² dan Lantai I 4.062,553 m² dengan teras lantai I selebar 212,976 m²,

Baca Juga :  Pemahaman Design Produk, Arah, Peranan dan Opini Pakar

Selanjutnya Lantai II selebar 3.023,796 m² dengan teras lantai II selebar 212.976 m², dan sisi menara 121 m² dengan teras menara selebar 205,169 m².

Lama Pembangunan Gedung Sate

Teman dekat traveler’s, lamanya waktu pembangunan Gedung Sate di Kota Bandung ini sendiri habiskan sekitaran empat tahun, di mana usai di bulan September 1924.

Bahkan juga yang usai bukan hanya bangunan induk atau khusus Gouverments Bedrijven ( Gedung Sate ) saja, tetapi Kantor Pusat PTT (Pos, Telephone dan Telegraf) dan Gedung Perpustakaan.

Gedung Baru di Komplek Gedung Sate

Teman dekat traveler’s, Semenjak tahun 1977 Gedung Sate diperlengkapi tambahan Gedung Baru dengan adopsi sedikit arsitektur Gedung Sate, yang diarsiteki Ir.Sudibyo.

Adapun peranan Gedung Baru Gedung Sate ini ialah disiapkan sebagai ruang kerja Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Wilayah Propinsi Jawa Barat dalam melakukan pekerjaan

Peranan Gedung Sate Bandung

traveler’s, saat sebelum berperan sebagai Kantor Kegubernuran Propinsi Jawa Barat, sebetulnya bangunan gedung sate ini ditujukan untuk Departemen Lalu Lintasi dan Tugas Umum,

bahkan juga sempat jadi wawasan sebagai pusat pemerintah Hindia Belanda karena di saat itu perubahan kota Batavia telah dipandang tidak pantas sebagai ibu-kota pemerintah.

nach baru di tahun 1980 Gedung Sate mulai dikenali dengan panggilan baru Kantor Gubernur semenjak gedung ini jadi pusat aktivitas Pemerintahan Propinsi Jawa Barat,

Hal itu berargumen karena awalnya perlu anda kenali jika Kantor Pemerintahaan Propinsi Jawa Barat itu tempati bangunan Gedung Kerta Mukti di Jalan Braga Bandung.

Ruang di Gedung Sate

Untuk ruang kerja Gubernur Jawa Barat sendiri ada di lantai 2 bersama dengan ruangan kerja Wakil Gubernur, Sekretaris Wilayah ( Sekda), Assisten dan Agen.

Sekarang ini pekerjaan kerja Gubernur Jawa barat di tolong langsung oleh tiga Wakil Gubernur yang tangani Sektor Pemerintah, Sektor Ekonomi dan Pembangunan, Sektor Kesejahteraan Rakyat,

selanjutnya seorang Sekretaris Wilayah dengan Empat Pendamping yakni Pendamping Ketataprajaan, Pendamping Administrasi Pembangunan, Pendamping Kesejahteraan Sosial dan Pendamping Administrasi.

Akan tetapi, tidak semua Pendamping Gubernur itu tempati Gedung Sate, yakni sisi Pendamping Kesejahteraan Sosial dan Pendamping Administrasi bersama staff tempati Gedung Baru.

Pada bagian timur dan barat ada dua ruangan besar yang hendak mengingati pada ruangan dansa ( ball room) yang kerap ada pada bangunan warga Eropa.

Ruang ini seringkali dikenali dengan panggilan aula barat dan aula timur, di mana perannya kerap dipakai untuk beragam jenis aktivitas sah,

Dan di sekitar ke-2  aula barat dan timur ini ada beberapa ruang yang di menempati pleh beberapa Agen dengan Staff-nya.

Sementara di bagian atas Gedung Sate ada lantai yang disebutkan Menara Gedung Sate, di mana lantai ini tidak dapat kelihatan dari bawah,

dan tiap orang yang ke arah lantai paling atas Gedung Sate Bandung ini, karena itu harus memakai Lift atau mungkin dengan naiki tangga kayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *